PERLUNYA MEMASARKAN LEMBAGA PENDIDIKAN

tentangku mencari apa yang tak pernahku tahu

3 responses to “PERLUNYA MEMASARKAN LEMBAGA PENDIDIKAN

  1. MENGAPA LEMBAGA PENDIDIKAN PERLU DIPASARKAN ?

    Sebuah perusahaan yang ingin menawarkan produk yang dihasilkanya baik berupa barang maupun jasa perlu melakukan kegiatan pemasaran/promo ataupun sosialisasi kepada masyarakat agar para calon konsumen bisa mengetahui apa yang kita tawarkan. Proses pemasaran dalam sebuah usaha memiliki peranan yang sangat vital. Hal ini disebabkan sasaran kita (konsumen) hanya akan memperoleh informasi tentang barang / jasa yang kita layankan dari proses pemasaran baik secara langsung maupun melalui media.
    Begitu juga halnya dengan Lembaga Pendidikan. Sebuah lembaga pendidikan yang ingin dikenal masyarakat luas harus mampu melakukan berbagai terobosan. Tuntutan yang paling diharapakan dari konsumen pada lembaga pendidikan adalah terjaminya kualiatas baik secara akademis maupun administrative. Selain mutu dan kualitas, layanan pemasaran di era ini sangat memegang peranan penting. Dengan sangat pesatnya dunia teknologi informasi maka perlombaan dan perang kecepatan dan ketepatan dalam menarik minat konsumen menjadi factor yang menentukan perkembangan lembaga pendidikan pada jenjang berikutnya.
    Pertanyaan yang menjadi topik diskusi kali ini adalah “mengapa lembaga pendidikan perlu dipasarkan?”. Ada beberapa factor yang mempengaruhi proses pemasaran lembaga pendidikan yang harus dilakukan, antara lain:

    1. Globalisasi
    Perubahan dan perkembangan terhadap semua kebutuhan hidup dan arus teknologi mengisyaratkan kebebasan mendapatkan akses dalam berbagai hal kebutuhan. Hal ini menjadi tuntutan tersendiri bagi lembaga pendidikan untuk membuktikan kemamapuanya bersaing di dunia global dengan lembaga yang sejenis. Kebebasan ini memudahkan para konsumen dalam menentukan peilihanya. Penawaran dan jasa layanan kualitas terbaik dari lembaga pendidikan tentunya akan sangat menarik dan memiliki minat terbaik dari para calon konsumen.
    Proses memperkenalkan lembaga pendidikan terhadap masyarakat secara luas tanpa batas menjadi pangkal dan tolak ukur seberapa besar minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan yang kita kelola.

    2. double Degree
    Kemampuan variataf antar lembaga pendidikan menjadi bahan studi untuk membandingkan dan saling mendukung antar lembaga pendidikan. Hal ini sangat mendukung bagi setiap lembaga pendidikan yang mampu menjalin kerjasama untuk saling meningkatkan mutu dan kualitas baik dalam bidang akademik non akademik.
    Kerjasama yang dibangun adalah sebagai salah satu proses pemasaran sebuah lembaga pendidikan. Apabila sebuah lembaga pendidikan mampu menawarkan sebuah kemampuan yang lebih atau sarana yang unggul terhadap lembaga pendidikan lain akan menjadi daya purna jual tersendiri bagi lembaga pendidikan itu.

    3. Waralaba Asing
    Banyaknya bermunculan lembaga pendidikan non formal menjadi indikasi yang sangat serius bagi lembaga pendidikan formal. Hal ini mungkin menjadi dampak dari kemampuan lembaga pendidikan formal dalam memberikan pelayanan terhadap anak didik. Apabila lembaga pendidikan formal tidak mampu memenuhi tugas dan fungsinya, kemungkinan bisa terjadi kepercayaan masyarakat terhadap sekolah makin menghilang dan lebih memilih tempat les atu kursus untuk membekali ketrampilan dan kemampaun anaknya.
    Untuk mengantisipasi hal ini, seyogyanya lembaga pendidikan harus mampu menempatkan dirinya sebagai wadah menggali berbagai potensi yang dimiliki oleh anak didik. Mutu serta kulitas layanan menjadi masalah yang harus segera dijawab oleh setiap lembaga pendidikan.
    Keterkaitan dengan pemasaran, ini adalah peluang yang harus dipahami oelh setiap lembaga pendidikan. Gencarnya penawaran yang dilakukkan oleh waralaba menjadikan ia mampu merebut minat dan hati konsumen dalam memilih tempat pendidikan.

    4. Teknologi Informasi
    Perkembangan TI yang begitu pesat semakin menuntut kecepatan dan ketepatan dalam berbagai kegiatan untuk memberikan dan memperoleh berbagai inforamsi. Lembaga pendidikan yang bergerak dalam usaha menawarkan jasa pendidikan sangat perlu memahami dan mengikuti segala bentuk perubahan yang berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi. Kemampuan layanan teknologi informasi yang dapat diberikan oleh lembaga pendidikan pada saat ini menjadi tolak ukur kualitas kemajuan yang ada dilembaga tersebut.
    Dengan adanya teknologi informasi, baik bagi konsumen maupun bagi lembaga akan mudah dalam mengakses informasi. Kemudahan akses informasi akan mempermudah masyarakat dalam mengenali jasa yang kita tawarkan. Selain itu, komunikasi antara pihak sekolah dengan pihak masyarakat dan konsumen bisa terjalin lebih erat.

    5. Perubahan Menjadi Badan Usaha (BHMN)
    Di era perkembangan dan modernisasi ini, lembaga pendidikan tidak hanya berdiri sebagai lembaga social,akan tetapi ia harus mampu menjadi wadah sebagai dan tempat dalam proses penunjang perekonomian bagi seluruh masyarakat di sekolah. Kemampuan lembaga pendidikan dalam menjalin kerjasama dengan pihak organisasi lain yang memberikan keuntungan akan memuluskan perjalanan lembaga pendidikan itu menjadi BHMN.
    Dalam proses penempatan lembaga pendidikan sebagai BHMN adalah bagaimana sekolah tersebut menjalin kerjasama dengan pihak tertentu yang menunjang proses operasionalisasi pendidikan. Dalam menjalin kerjasama tidak lepas dari kegiatan pemasaran sehingga organisasi yang ada di sekitar mendapatkan informasi tantang apa yang ditawarkan oleh lembaga pendidikant tersebut.

    Kelompok Gado-Gado
    Tugas pertama Manajemen pemasaran pendidikan
    1) Khairun Nisa
    2) Abdul Muaz
    3) Nurfillah
    4) Nurul hidayatullah
    5) Dwi Prasetiawati
    6) Soim Setyo Pambudi
    7) Lundu Parsuhutan
    8) Bayu
    9) Komala sari

  2. yapp kemahiran pemasaran dalam lembaga pendidikan memang sangat penting, karena para pencari informasi pun tidak mau repot2 mencari dengan mendatangi satu persatu suatu lembaga..
    dan banyak yg berpendapat bahwa semakin banyak pemasaran satu lembaga dengan menggunakan TI maka semakin modern lembaga tersebut.
    yg mengganjil dalam benak saya, ada banyak sekali lembaga yg memberikan informasi yg mengada2, gimana pendapat kaka mengenai hal terrsebut??

  3. yups… betul sekali ……..

    memang banyak terjadi penipuan dengan berbagai modus tentang penawaran jasa pendidikan…

    hal yang paling penting diperhatikan bagi para calon konsumen adalah mengidentifikasi tentang informasi yang diterima mengenai suatu lembaga pendidikan…

    jika perlu di datangi dilihat langsung…sesuaikan dengan informasi yang telah ada…

    dalam memutuskan suatu pilihan pasti ada prinsip kehati-hatian disertai berbagai pertimbangan….

    begitu juga halnya dalam menentukan pemilihan lembaga pendidikan,

    verivikasi, observasi, akses informasi mungkin jadi cara untuk memperoleh kebenaran yang pasti….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s